Main Article Content

Abstract

ABSTRACT: This study aims to analyze the influence of human resource capacity, information technology utilization, and the government's internal control system on the quality of the Hulu Sungai Utara Regency Government's financial reports, either simultaneously, partially, or predominantly. The study employed a quantitative approach with descriptive and explanatory research methods. The study population consisted of 78 financial employees in 39 regional government agencies (SKPD). Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS.


The results indicate that simultaneously, human resource capacity, information technology utilization, and the internal control system significantly influence the quality of financial reports. Partially, all three variables also exerted a positive and significant influence, with coefficients of 0.181 (HR), 0.227 (IT), and 0.575 (SPIP), respectively. The most dominant variable was the internal control system, with a beta value of 0.791. The coefficient of determination indicates that 58% of the variation in financial report quality can be explained by these three variables, with the remainder influenced by other factors.


These findings indicate that the quality of local government financial reports is largely determined by the synergy between human resource competency, information technology optimization, and the effectiveness of internal control systems. Therefore, improving the quality of financial reports requires a focus on strengthening human resource capacity, developing integrated technology systems, and strengthening the ongoing implementation of internal controls.


 


Keywords: Human Resources Capacity, Information Technology, SPIP, Financial Report Quality, Regional Government

Article Details

References

  1. DAFTAR PUSTAKA
  2. Andrian, E., & Rahmawati. (2017). Pengaruh kompetensi sumber daya manusia dan pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi Pemerintahan.
  3. Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
  4. Bastian, I. (2006). Akuntansi sektor publik: Suatu pengantar. Jakarta: Erlangga.
  5. Bastian, I. (2010). Akuntansi sektor publik: Sistem akuntansi sektor publik. Jakarta: Salemba Empat.
  6. Fahmi, I. (2013). Manajemen keuangan perusahaan dan pasar modal. Jakarta: Mitra Wacana Media.
  7. Griffin, R. W. (2004). Manajemen (Edisi ketujuh). Jakarta: Erlangga.
  8. Harmoni. (2016). Pengaruh pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi.
  9. Julita, & Susilatri. (2018). Pengaruh kapasitas SDM, pemanfaatan TI, dan pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Jurnal Ilmiah Akuntansi.
  10. Kadir, A., & Triwahyuni, T. C. (2012). Pengenalan teknologi informasi. Yogyakarta: Andi.
  11. Mahmudi. (2007). Manajemen kinerja sektor publik. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
  12. Mardiana, & Fahlevi. (2017). Pengaruh pengendalian intern dan penerapan SAP berbasis akrual terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi Pemerintahan.
  13. Nilam Sari. (2016). Pengaruh kompetensi SDM dan pemahaman akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Jurnal Akuntansi.
  14. Nurlis. (2018). Pengaruh penerapan standar akuntansi dan kompetensi aparatur terhadap kualitas laporan keuangan. Jurnal Akuntansi.
  15. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.
  16. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.
  17. Rahmadani. (2015). Pengaruh sistem akuntansi dan pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi.
  18. Riandani. (2017). Pengaruh kapasitas SDM dan sistem pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan. Jurnal Akuntansi.
  19. Ridzal, M., et al. (2022). Pengaruh sistem pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan.
  20. Roshanti, A., et al. (2014). Pengaruh pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi.
  21. Setianingrum, D. (2016). Pengaruh kapasitas sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi.
  22. Soimah. (2014). Pengaruh pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi.
  23. Supriyanto, A. S., & Machfudz, M. (2010). Metodologi penelitian manajemen. Malang: UIN Maliki Press.
  24. Tjiptoherijanto, P. (2001). Sumber daya manusia dalam pembangunan nasional. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI.
  25. Turban, E., McLean, E., & Wetherbe, J. (2005). Information technology for management. New York: John Wiley & Sons.
  26. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
  27. Yosefrinaldi. (2013). Pengaruh kapasitas SDM dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Jurnal Akuntansi.
  28. Yuliani, & Agustini. (2016). Pengaruh kompetensi SDM dan pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan. Jurnal Akuntansi.