PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. SUKSES INTI SOLUSINDO BANJARBARU

Isi Artikel Utama

Nurul Hasanah
Ana Sofia Herawaty
Gusti Meinar Girda Ariani

Abstrak

Adapun tujuan pada penelitian untuk menguji pengaruh mengetahui pengaruh signifikan motivasi kerja terhadap kinerja pada karyawan PT. Sukses Inti Solusindo. Untuk mengetahui pengaruh signifikan disiplin kerja terhadap kinerja pada karyawan PT. Sukses Inti Solusindo. Untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja secara simultan terhadap kinerja pada karyawan PT. Sukses Inti Solusindo.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis metode korelasional. Penelitian kuantitatif korelasional yaitu penelitian dengan menggunakan metode statistik yang mengukur pengaruh antara dua variabel atau lebih. Dalam hal ini, pada penelitian ini. Untuk menguji pengaruh antara Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Sukses Inti Solusindo di Banjarbaru. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa motivasi kerja memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Sukses Inti Solusindo. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 dan nilai t-hitung sebesar 7.021, yang lebih besar dibandingkan dengan t-tabel. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja secara parsial memberikan pengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Koefisien regresi sebesar 0.506 menunjukkan bahwa setiap peningkatan motivasi kerja akan meningkatkan kinerja karyawan sebesar 50.6%. Faktor-faktor utama yang berperan dalam meningkatkan motivasi kerja meliputi penghargaan dari perusahaan, pencapaian prestasi, kesesuaian pekerjaan dengan preferensi individu, tanggung jawab yang diberikan, serta kompensasi berupa gaji dan tunjangan. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap bahwa disiplin kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Sukses Inti Solusindo. Dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 dan nilai t-hitung sebesar 2.253, yang lebih besar dari t-tabel, dapat disimpulkan bahwa disiplin kerja secara parsial berdampak positif terhadap kinerja karyawan. Peningkatan satu unit dalam disiplin kerja (X2) dapat meningkatkan kinerja karyawan sebesar 17.2%. Hasil analisis menggunakan uji Anova atau F test menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0.000 (Sig. < 0.05), yang mengindikasikan bahwa variabel motivasi kerja dan disiplin kerja secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Sukses Inti Solusindo. Dengan demikian, peningkatan motivasi kerja dan disiplin kerja dapat berkontribusi terhadap peningkatan kinerja karyawan secara keseluruhan.


 Kata Kunci: Motivasi Kerja, Disiplin Kerja, Kinerja Karyawan

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel

Referensi

Afandi, P. (2018). Manajemen sumber daya manusia: Teori, konsep dan indikator. Riau: Zanafa Publishing.

Arisanti, R., Santoso, A., & Wahyuni, E. (2019). Kinerja karyawan: Teori dan implementasi. Jakarta: Gramedia.

Creswell, J. W. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23 (8th ed.). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hafidzi, A. H., Adha, R. N., & Qomariah, N. (2019). Pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja, budaya kerja terhadap kinerja karyawan Dinas Sosial Kabupaten Jember. Jurnal Penelitian IPTEKS, 4(1), 7–62.

Nurjaya, N. (2021). Kinerja karyawan dalam organisasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Putri, A. (2020). Kinerja dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Bandung: Pustaka Setia.

Rivai, V. (2016). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan. Jakarta: Rajawali Pers.

Samsudin, S. (2015). Manajemen sumber daya manusia. Bandung: Pustaka Setia.

Singodimedjo. (2018). Pengembangan sumber daya manusia. Jakarta: Gramedia.

Sunyoto, D. (2015). Motivasi dan disiplin kerja. Yogyakarta: Andi.